Belitung Today: Aktualita Belitungku
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Aktualita Belitungku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aktualita Belitungku. Tampilkan semua postingan

Garuda terbang perdana Tanjungpandan - Jakarta pada 15 Mei 2013

Written By Belitungku.NET on Selasa, 09 April 2013 | 10.55


BELITUNG -- Garuda Indonesia melakukan sosialisasi kepada puluhan calon agen yang ingin bergabung ke maskapai milik pemerintah ini, bertempat di Hotel Billiton, Kabupaten Belitung, Selasa (9/4/2013).

Sales Representative Garuda Indonesia Pangkalpinang Ratih Wiepryaningtias, dalam kesempatan acara tersebut mengatakan, sosialisasi ke calon agen Garuda Indonesia ini dilakukan dalam rangka persiapan terbang perdana Tanjungpandan - Jakarta pada 15 Mei mendatang.

"Sosialisasi ke agen di Belitung ini mengenai mekanisme pendaftaran agen dan syaratnya. Syarat menjadi agen Garuda tak kaku dan bagi agen yang mau gabung tetap akan kita bantu," ungkap Ratih.




Sumber: Bangkapos.com - Selasa, 9 April 2013 19:01 WIB
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Kasat Lantas Belitung Blusukan ke Sopir Angkot


BELITUNG - Kasat Lantas Polres Belitung AKP Jecson R Hutapea melakukan sosialisasi keselamatan kepada para sopir angkutan umum, Selasa (9/4/2013) pagi. Cara baru dalam melakukan sosialisasi digunakan Jecson untuk mendekati para sopir yang sedang mangkal di warung kopi (warkop) yang berlokasi di Pasar Tanjungpandan.

Jecson mengadopsi metode Jokowi yang terkenal dengan 'blusukannya' dalam bersentuhan secara langsung dengan masyarakat. Jecson yang datang tanpa pemberitahuan dan hanya didampingi ajudannya sontak membuat para sopir angkutan umum ini sedikit terkejut.

"Sedikit meniru gaya Jokowi, program ini dimaksudkan untuk mencari tahu  permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan dan mencari solusinya. Kami dari Sat Lantas Polres Belitung, ingin bertemu langsung dengan bapak-bapak sopir angkutan umum," ungkap Jecson kepada bangkapos.com, Selasa (9/4/2013) usai blusukan.

Jecson mengatakan, peran para sopir sangat penting dalam keselamatan berlalulintas. Pasalnya setiap harinya profesi ini membawa penumpang dengan jumlah cukup banyak. Sehingga keselamatan para penumpang ini banyak tergantung di tangan sopir.

Para sopir ini diimbau agar menjaga kondisi tubuhnya sebelum melaksanakan pekerjaannya, tidak menkonsumsi obat-obatan maupun meminum minuman keras serta mengecek kondisi kendaraan dan kelengkapan berkendara. Termasuk mempersiapkan surat-surat kendaraan.

"Hal ini kami rasakan sangat penting, karena mereka ini sehari-harinya membawa penumpang yang banyak, dengan kata lain keselamatan penumpang ada di tangan pak sopir. Kami mengarahkan kepada para sopir, agar sebelum berkendara memastikan kondisi fisik fit, tidak sakit. Jangan sampai dipaksakan mengemudi kalau lagi tidak enak badan," sebut Jecson.

Sopir-sopir angkuta umum yang jumlahnya mencapai belasan orang ini terlihat menyambut baik gaya Jecson dalam menyampaikan imbauannya ini. Mereka berharap komunikasi ini kedepan selalu dibina.

"Kedepan kami juga merencanakan akan blusukan ke desa-desa, menemui kelompok-kelompok masyarakat, pelajar dan seluruh lapisan masyarakat dalam menyampaikan sosialisasi ini," ujar Jecson.



Sumber: Bangkapos.com - Selasa, 9 April 2013 19:39 WIB
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Pedagang Pasrah Diteribkan Satpol PP

Gambar Ilustrasi -Google

BELITUNG -- Sejumlah pelaku usaha, pemilik rumah toko (ruko), pedagang kaki lima (PKL) terlihat pasrah dan tidak bisa berkomentar apa-apa saat dagangan, spanduk dan produk-produknya ditertibkan tim penertiban Satpol PP Kabupaten Belitung, Selasa (9/4/2013). 

Banyak dari pelaku usaha menyadari kesalahannya karena memanfaatkan badan jalan, trotoar sebagai wadah meletakan barang dagangan atau produk.

"Saya akan pinggirkan, saya akan masukan ke dalam," kata pengelola toko Tomy Jalan Sriwijaya saat berkomunikasi dengan Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar.

Toko yang menjual berbagai jenis produk ini didatangi satpol pp lantaran meletakan barang dagangannya di atas trotoar jalan. Secara bersama-sama, barang-barang berupa kandang burung dan lainnya dipindahkan kedalam toko.

"Ini sudah makan trotoar. Pantas saja, pejalan kaki terganggu. Kita imbau, agar trotoar tidak digunakan untuk berdagang. Ini peringatan, kalau tidak mau pindahkan sendiri, kami (pol-pp) bisa memindahkannya," kata Alkar.

Tim memulai penertiban di Jalan Sudirman dekat puncak, kemudian ke Jalan Sriwijaya, Jalan Endek, pasar Gang Kim Ting dan Jalan Siburik Timur.

Seorang pedagang buah di jalan sriwijaya mengakui kesalahannya masih menggunakan trotoar untuk berdagang. Namun demikian, ia berjanji untuk merapikan dagangan agar tidak terkena trotoar atau badan jalan.

"Dulu pernah diingatkan. Saya berterima kasih diimbau. Kedepan, saya perbaiki. Agar semuanya lebih baik," tutur pedagang yang biasa mangkal di simpang rahat Tanjungpandan ini. 

Penertiban dilanjutkan ke Jalan Endek. Disini tim penurunkan spanduk yang terpasang diatas toko-toko pedagang. Tim juga membantu memindahkan barang-barang yang tergeletak di badan jalan depan toko yang selama ini dibiarkan saja.

"Turunkan semua. Kita ingin pasar lebih nyaman dan terbuka. Coba bayangkan jika area pejalan kaki ini kita buka, maka pembeli bisa dengan mudah beraktivitas tidak menumpuk disini," ucapnya.



Sumber: Bangkapos.com - Selasa, 9 April 2013 20:05 WIB
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Tiga Anak Ini Diamankan Satpol PP

Gambar Ilustrasi Google

BELITUNG -- Gr bersama dua rekannya Ih dan Ak, hanya bisa terdiam di kantor Satpol PP Kabupaten Belitung Selasa (9/4/2013) sore. 

Wajah ketiga anak yang masih di bawah usia 14 tahun ini terlihat pucat pasi. Ketiganya, kedapatan mengisap aroma lem aica aibon di belakang kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kabupaten Belitung.

Gr dan Ih kepada bangkapos.com (Pos Belitung) mengaku diajak teman-teman dewasanya menghirup aroma lem aica aibon. Awalnya, mereka diminta membeli barang tersebut, kemudian diajak secara bersama-sama menghisap.

"Aku ndak, aku diajak kakak-kakak itu. Aku jak ndak tahu, baru itulah duduk disitu," kata Gr diiyakan Ih.

Tiba-tiba Gr menangis. Ia mengatakan tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Dak de benar aku gini, aku janjilah. Kan dimarah umak kini aku," sebut Gr sembari tersedu-sedu menangis.

Satpol PP mendapatkan informasi, banyak anak-anak muda duduk-duduk di belakang kantor tersebut sambil menghisap aica aibon. 

Mendapatkan informasi tersebut, Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar menginstruksikan anak buahnya untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Saat didatangi petugas, kumpulan anak-anak ini berhamburan. Terjadilah kejar-kejaran dan berhasil digiring tiga anak usia di bawah umur ini.

"Kita prihatin sekali. Lihatlah ini masih sangat muda. Mau dibawa kemana masa depannya kalau begini. Makanya kita panggil orang tua mereka," kata Alkar.



Sumber: Bangkapos.com - Selasa, 9 April 2013 20:13 WIB
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Rumah Sakit Apung Layani 132 Warga Belitung Timur

Written By Belitungku.NET on Senin, 08 April 2013 | 00.49


Rumah Sakit Apung melayani sedikitnya 132 warga di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung terkait dengan pelayanan medis gratis dengan menggandeng pemerintah daerah setempat, setelah dilakukan perdana di Kepulauan Seribu.
Hal itu disampaikan Edward Susanto, koordinator lapangan pelayanan medis Rumah Sakit, sekaligus dokter, dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Rumah Sakit Apung didirikan oleh DoctorShare, sebuah lembaga nirlaba yang memfokuskan pada bantuan kemanusiaan di antaranya melalui pelayanan medis.
Edward mengatakan selain pengobatan umum, pihaknya juga melakukan bedah mayor dan minor. Dalam keterangannya, masing-masing pasien berjumlah 118 orang untuk pengobatan umum, enam warga untuk bedah mayor, dan delapan warga mendapatkan bedah minor.
"Lima jenis penyakit terbanyak yang diderita adalah hipertensi, rematik, Infeksi Saluran Atas Pernapasan, gastritis, dan penyakit kulit. Jenis bedah minor yang dilakukan adalah lipoma, kista aterom, dan FAM," kata Edward.
Dia memaparkan dalam pelayanan medis kemarin, ditemukan sebuah kasus menarik dari seorang warga yang telah 10 tahun menderita hernia scrotalis sinistra sebesar buah kelapa yang berhasil dipulihkan. Pemulihan itu dilakukan melalui  bedah mayor selama lebih dari satu jam.

Rumah Sakit Apung sendiri berukuran 23,5 x 6,55 meter dengan fasilitas rumah sakit seperti ruang periksa, kamar bedah, kamar rontgen, laboratorium, serta ruang rawat pasien. Fasilitas lainnya adalah ruang arsip, kamar dokter, kamar perawat, kamar karyawan, ruang diskusi, dapur, toilet, dan ruang kemudi kapal.

Setelah Belitung Timur, rencananya Rumah Sakit Apung akan menuju Kalimantan Barat pada 9 April 2013. Pelayanan medis sendiri akan diberikan pada 12-14 April 2013.
Editor : Bambang Supriyanto

Sumber: http://web.bisnis.com
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Maras Taun Desa Selat Nasik

Written By Belitungku.NET on Minggu, 07 April 2013 | 16.49

Ilustrasi Gambar

BELITUNG -- Ribuan masyarakat memadati Balai Desa Selat Nasik guna menghadiri kegiatan Maras Taun Selat Nasik Desa Selat Nasik Kecamatan Selat Nasik, Minggu (7/4/2013). 

Acara dibuka dengan penampilan adat menikah lokal, berbagai kesenian daerah dan lainnya. 

"Ini lebih meriah dari tahun sebelumnya," kata  Sekda Belitung Abdul Fatah kepada Posbelitung.com, Minggu.


Pantauan di lapangan, susunan stand-stand pameran menambah kemeriahan pelaksanaan ritual tahunan masyarakat Selat Nasik ini. 

Ada Lepat berukuran di tengah-tengah panggung dan ribuan lepat kecil yang diletakan di tampah yang tersebar di beberapa tempat seputaran lokasi acara.

Turut hadir Asisten III Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erwandi A Rani, Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, dan sejumlah undangan lainnya.



Bangkapos.com - Minggu, 7 April 2013 11:53 WIB
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Penumpang Eks Batavia Air Bisa Registrasi Ulang 8 April

Written By Belitungku.NET on Sabtu, 06 April 2013 | 07.35



BELITUNG - Citilink akan segera melayani para penumpang eks Batavia Air. Untuk mendapatkan layanan ini, penumpang eks Batavia Air mesti melakukan registrasi ulang (re-issued) di kota awal keberangkatan. 


"Misalnya penumpang yang membeli tiket untuk rute dari Tanjungpandan ke Jakarta, maka registrasi ulang dilakukan di Tanjungpandan," jelas
Vice President Marketing & Communication Citilink Aristo Kristandyo 
Aristo dalam konfrensi pers bersama Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Junaidi Haminte dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Beltim Helly Tjandra, usai peresmian penerbangan perdana Citilink ke Tanjungpandan di ruang VIP Bandara HAS Hanandjoeddin, Jumat (5/4/2013)


Registrasi ulang bisa di kantor Citilink dengan membawa KTP dan tiket untuk dicocokkan. Jika melakukan registrasi ulang di agen tiket, maka agen tiket harus datang bersama penumpang eks Batavia Air bersangkutan ke Kantor Citilink. Hal tersebut mengingat registrasi ulang ini tidak bisa diwakilkan.



Masa registrasi ulang mulai 8 April hingga 15 Mei 2013 untuk periode terbang 8 April sampai 31 Mei 2013. Informasi tersebut, kata Aristo, akan mulai dipublikasikan mulai 8 April.



"Mereka tidak dipungut biaya. Hanya Rp 5.000 untuk iuran wajib Jasa Raharja," kata Aristo.


source: Bangkapos.com - Sabtu, 6 April 2013 10:22 WIB
Belitungku.com
Belitung News and Entertainment Online,
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Galeri Lenggang Tunggu Pengurus

Written By Belitungku.NET on Jumat, 05 April 2013 | 07.41


BELITUNG - Pembangunan galeri di kawasan wisata Laskar Pelangi, Bukit Raya, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur sudah selesai sejak 2 April 2013. Operasional galeri tersebut kini tinggal menunggu susunan pengurus.

Pembangunan galeri dimulai sejak Desember 2012 melalui program PNP  Mandiri Pedesaan Integrasi. Alokasi dana yang digunakan kurang lebih senilai Rp 330 juta dan dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan Desa Lenggang.

"Sekarang saya sedang menyusun pengurus badan pengelola galeri tersebut, baru setelah ini akan kita isi produk-produk khas daerah," kata Mustamin, Ketua Tim Pengelola Kegiatan Desa Lenggang kepada Bangkapos.com, Jumat (5/4/2013) pagi.

Ia menjelaskan, desain galeri dipermanis dengan balutan lukisan cat semprot (air brush) bertemakan Laskar Pelangi. Pengerjaannya dilakukan langsung oleh warga setempat.

Dalam menjalankan kegiatannya nanti, Galeri tersebut akan bekerjasama dengan pihak Museum Kata Andrea Hirata. Rencananya galeri tersebut akan dinamai Galeri Rakyat Laskar Pelangi.

Sedangkan soal posisi galeri, Mustamin mengatakan pihaknya sengaja memilih lokasi yang terlindung dari bangunan replika SD Laskar Pelangi. Tujuannya agar nilai seni dari lanskap bangunan tersebut tidak terganggu.


Sumber: Bangkapos.com - Jumat, 5 April 2013 21:12 WIB
Belitungku.com 
Belitung News and Entertainment Online, 
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Kenapa Pedagang Pasar Gantong Kebingungan?


BELITUNG - Sejumlah pedagang Pasar Gantong, Belitung Timur masih bingung menanggapi rencana relokasi ke gedung baru. Kebanyakan dari mereka juga belum mendapat kepastian kapan rencana tersebut akan dilaksanakan.


Simpang siur informasi membuat para pedagang memiliki ceritanya masing-masing. Sebagian menyebut relokasi akan dimulai pada bulan ini, sedangkan sebagian lagi menyebut pada Juni 2013.



"Memang informasi resmi belum ada, hanya dari teman-teman gitu, katanya dulu mau mulai bulan satu (Januari), trus diundur ke bulan dua, sampai sekarang dak ada kabar lagi," kata Supami (45) pedagang
sayur di Pasar Gantong kepada Bnagkapos.com, Jumat (5/4/2013) pagi.



Pada Juni 2012 lalu, Pemkab Beltim melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi (Disperindagkop) membangun gedung pasar baru yang terletak kurang lebih 100 meter dari pasar yang ada saat ini. Proyek dengan nama Pembangunan Pasar Tradisional Gantung itu menelan dana kurang lebih Rp 5,2 miliar. Sumber dana berasal dari tugas perbantuan Kementrian Perdagangan RI. Rencananya, gedung baru tersebut akan digunakan untuk merelokasi seluruh pedagang Pasar Gantong. Namun, hingga kini kebanyakan pedagang mengaku tidak pernah diberi tahu kapan relokasi akan dimulai.



Dari sejumlah wawancara, Bangkapos.com mendapati sambutan positif dari pedagang mengenai rencana relokasi tersebut. Pedagang ikan, Saripul (52) mengatakan, kondisi lapak yang ditempatinya saat ini sudah tidak
layak. Ia pun tak sabar menanti waktu pelaksanaan relokasi ke gedung baru Pasar Tradisional Gantung.



"Istilahnya, lebih cepat, lebih baik, karena di sini juga sudah sesak," kata Saripul.



Harapan untuk segera pindah juga diungkapkan oleh Budiman, Pedagang Kelontong, Pasar Gantong. Kios yang sekarang ditempatinya sudah tak memadai lagi dan sering mengalami kebanjiran. "Kalau hujan, airnya masuk sampai ke toko," ujarnya.



source: Bangkapos.com - Jumat, 5 April 2013 20:37 WIB
Belitung News and Entertainment Online, 
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Bupati berharap saat Airbus 320 Datang, Runway Sudah Siap


BELITUNG - Citilink berencana menggunakan jenis pesawat besar Airbus 320, termasuk untuk melayani rute ke Tanjungpandan, Belitung.

Rencana tersebut disambut hangat Bupati Belitung H Darmansyah Husein. Apalagi bupati telah menandatangani MoU dengan Dirjen Perhubungan Udara dan Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali awal Maret lalu untuk perpanjangan runway Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan. Terminal penumpang yang ada sekarang ini akan dipindah ke bagian tengah berdasarkan master plan.
"Jadi mudah-mudahan kita bisa mulai tahun ini pekerjaannya. Dan saya kira sudah komitmen tiga sumber dana ini. Mudah-mudahan begitu A320-nya datang ke sini, kita sudah siap dengan runwaynya. Mudah-mudahan Pak (CEO Citilink Arif Wibowo, red) ya," kata bupati saat peresmian penerbangan perdana Citilink ke Tanjungpandan, Jumat (5/4/2013).


Source: Bangkapos.com - Jumat, 5 April 2013 17:30 WIB

Belitungku.com 
Belitung News and Entertainment Online, 
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Hari Ini, Citilink Terbang Perdana ke Tanjungpandan

Written By Belitungku.NET on Kamis, 04 April 2013 | 20.12


BELITUNG-- Maskapai penerbangan Citilink akhirnya mendarat perdana di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Jumat (5/4/2013) pagi ini. 

Dalam penerbangan perdana ini membawa CEO Citilink Arief Wibowo, Bupati Belitung Timur Basuri Tjahaja Purnama, serta penumpang reguler.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Belitung H Darmansyah Husein beserta jajarannya, serta jajaran Pemkab Belitung Timur.

Vice President Marketing&Communication Citilink, Aristo Kristandyo merasa bersyukur persiapan penerbangan perdana ke Tanjungpandan tidak mengalami kendala.

Di hari yang sama, Citilink juga membuka rute Jakarta-Pangkalpinang. Sebelumnya pada 3 April, Citilink membuka rute Jakarta-Jambi, Jakarta-Bengkulu, dan Jakarta-Semarang. Hari Senin (8/4/2013) Citilink juga membuka rute Ambon-Makassar.

"Dalam satu minggu membuka enam rute atau kota merupakan sejarah baru dalam dunia aviasi," kata Aristo saat dihubungi bangkapos.com melalui telepon Kamis (4/4/2013).



Bangkapos.com - Jumat, 5 April 2013 05:10 WIB
Belitungku.com 
Belitung News and Entertainment Online, 
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Polisi Tutup Cafe Medika Tanjungpandan - Belitung


BELITUNG - Polisi menutup operasional Cafe Medika yang terletak di kawasan Dukong, Tanjungpandan, Sabtu (30/3/2013) malam. Perizinan tempat hiburan malam ini ditengarai telah habis waktu saat Polsek Tanjungpandan dan Satpol PP Kabupaten Belitung merazia tempat tersebut.

Razia dimulai pada pukul 22.30 WIB ke tiga kafe yang ada di Dukong. Razia dititikberatkan untuk memeriksa identitas pekerja hiburan malam dan pengunjung serta untuk memeriksa barang bawaan pengunjung. Selain itu petugas razia juga memeriksa perizinan tempat hiburan malam.
Pada dua kafe pertama Caesar dan Kurindu, petugas razia tidak menemukan permasalahan para pengunjung, pekerja serta perizinan tempat hiburan malam. Saat mendatangi Cafe Medika, pengelola kafe tidak bisa menunjukkan perizinan. Kapolsek Tanjungpandan Kompol Adnizar langsung memerintahkan pengunjung menyelesaikan pembayaran dan meninggalkan kafe.

"Malam ini juga untuk tempat ini kami tutup, tidak boleh beroperasi untuk sementara karena izin HO-nya sudah lewat. Mereka tidak boleh lagi beroperasi menerima tamu," tegas Nizar kepada Bangkapos.com, usai razia.

Perizinan HO (Hinderordonnantie) atau izin gangguan yang dimiliki Cafe Medika sudah habis dan tidak lagi berlaku. Pemilik dan pengelola kafe ini diminta untuk segera mengurus izin ini untuk bisa beroperasi kembali. Polisi juga akan melakukan pengawasan terhadap kafe ini dan tidak boleh beroperasi sebelum izin HO diperoleh.

Sementara itu seorang wanita yang menunjukkan perizinan kafe ini mengatakan semua izin kafenya lengkap. Namun untuk perizinan HO sedang dalam proses perpanjangan oleh pengelola.

"Cuma HOnya, yang lain lengkap. HOnya masih dalam proses perpanjangan," sebut wanita berambut panjang ini kepada Bangkapos.com saat razia.



Ket. Gambar diatas hanya gambar Ilustrasi dari Google

Belitungku.com 
Belitung News and Entertainment Online, 
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Ternyata, Administrasi Pembangunan Proyek Tanjung Kelayang Belitung,Banyak Pemalsuan Tanda Tangan

Written By Belitungku.NET on Selasa, 26 Maret 2013 | 17.39


Sidang dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek pembangunan penataan bangunan dan lingkungan kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung,Senin (25/3)kembali digelar dengan agenda keterangan saksi setelah pekan kemarin majelis hakim yang diketuai Fatimah,SH menolak eksepsi dari Penasehat Hukum (PH) dari terdakwa Partogi.
Kasubag Perencanaan Pembangunan Setda Labupaten Belitung, Rian haryono yang dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada majelis dan para pengunjung yang menghadiri persidangan di Pengadilan  Tipikor kota Pangkalpinang provinsi kepulauan Bangka Belitung, mengungkapkan bahwa walaupun dalam proyek tersebut telah selesai akan tetapi terdapat beberapa kesalahan.
Rian mengatakan adanya beberapa kesalahan dalam proyek yang direncanakan dilaksanakan 10 item itu diantaranya, pekerjaan persiapan, pengerasan kawasan, elektrikal dan mekanikal, bangunan pendopo utama, bangunan informasi dan CIQP, bangunan tribun amphitheater, bangunan menara gerbang dan environment signage, land clearing cut dan fill kawasan, pekerjaan toilet umum dan penebangan pohon.
Rian juga mengatakan proyek tersebut adalah berdasarkan hasil rekomendasi yang Ia serahkan kepada pusat karena menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2011. “Secara visual proyek di lapangan sudah selesai. Tapi secara umum usulan yang disampaikan tidak persis seperti pelaksanaan yang ada dalam pekerjaan.” ujarnya.
Beberapa pelaksanaan pembangunan yang tidak sesuai tersebut diantara pembangunan pendopo, plaza, dan penataan pembangunan lainnya. Sebagai salah satu tim pemeriksa, Rian mengaku pernah datang melihat proses pembangunan akan tetapi hal tersebut hanya dilakukan sebanyak satu kali.
Ketika dicecar pertanyaan oleh majelis mengenai adanya perubahan kontrak, Rian menegaskan bahwa Ia tidak mengetahui pasti, hal tersebut. Akan tetapi Ia pernah mendengar adanya perubahan kontrak. “Saya tidak pernah membaca addendum atau surat perjanjian itu,” tegasnya. “Tapi adendum pernah dengar waktu pemeriksaan barang, ada perubahan kontrak,” lanjutnya.
Namun hal yang disampaikan saksi bertentangan dengan apa yang dibacakan oloeh majelis yang membacakan pada BAP (Berita Acara Pemeriksaan) ditingkat penyidikan pada pertanyaan nomor 14 dimana saksi pernah membaca kontrak. “Secara lisan pernah diberitahukan ketua pengelola bahwa membutuhkan pegawai utk dijadikan pengawasan sebagai direksi lapangan tetapi surat permohonan secara resmi tidak sampai ke Pemkab Belitung,soal proyek.tidak ada surat keputusan(SK) penunjukan dan saya, ada menandatangani usulan gambar yang diusulkan ke pusat. ” beber Rian.
Tidak hanya itu, Rian kembali membeberkan jika Ia tidak mengetahui siapa pemenang lelang yang memakan anggaran APBN hingga Rp 10 miliar tersebut. “Kami mengetahui pemenang lelang setelah pengerjaan PT Maxindo, karena tidak ada pemberitahuan. Pelaksanaannya sebelum Oktober dan jangka pengerjaan 4 bulan,” tutupnya.
Penasehat Hukum(PH) terdakwa Verry Sitorus kepada wartawan, usai persidangan, berjanji akan mengambil langkah pembelaan terhadap kliennya atas kesaksian saksi. “Saksi tidak tahu siapa yang menandatangani itu, berarti ada yang memalsukan tandatangan klien kami, itu akan kami ambil langkah pembelaan untuk membebaskan klien kami ini,” tandasnya.
Dalam persidangan kali  ini terdakwa Ifiantara Nasution  tidak terlihat,sementara humas Pengadilan Negeri kota Pangkalpinang Sutaji SH MH melalui sambungan telpon menjelaskan,bahwa Ifiantara dikabarkan sakit dan saat ini juga masih berada di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Tua Tunu.

deliknews Senin, Maret 25th, 2013 

Ikan Tangkapan Nelayan Vietnam Dilelang

Written By Belitungku.NET on Senin, 25 Maret 2013 | 22.35

Ilustrasi Gambar

BELITUNG - Sebagian hasil tangkapan nelayan warga negara Vietnam yang diamankan Sat Polair Polres Belitung, Kamis (21/3/2013) lalu, akhirnya dilelang.

Ikan hasil tangkapan nelayan warga negara Vietnam yang diduga melakukan illegal fishing di perairan Belitung ini dilelang dengan terjual seharga Rp 5 juta.
Kasat Polair Polres Belitung Iptu Yanto seizin Kapolres Belitung AKBP Dian Harianto mengatakan, tidak semua jenis ikan dilelang. Beberapa jenis ikan yang dilelang antara lain ikan hiu dan pari. Sedangkan penyu yang di keraskan dikirim ke Direktorat Polair Polda Babel dan jenis ikan lainnya sudah banyak yang rusak.

"Ikan hiu dan pari sudah dilelang, hasilnya Rp 5 jutaan. Karena itu bahan kering, sudah difilet per bagian, ada bagian kepala, punggung, daging, sirip. Untuk penyu diamankan di direktorat," ungkap Yanto kepada bangkapos.com, Senin (25/3/2013).

Lelang tersebut banyak diminati para pembuat ikan asin. Namun karena banyak ikan yang sudah dalam kondisi tidak bagus setelah beberapa hari pengamanan, jenis ikan yang dipilihpun ikan-ikan yang sudah kering dan berbentuk filet, tidak didinginkan lagi.

Bangkapos.com - Selasa, 26 Maret 2013 09:44 WIB

Adu Kambing, Dua Pengedara Tewas di Jembatan Bentaian


BELITUNG -- Dua pengendara sepeda motor, Martadinata (24) dan Sukandi (20) tewas, dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jembatan Bentaian, di ruas Jalan Tengah, Desa Bentaian Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Minggu (24/3/2013) petang.


Martadinata warga Dusun Harapan Jaya, Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixon BN 8603 GL, melaju dari arah Tanjungpandan menuju Manggar. Sedangkan Sukandi warga Desa Bentaian, mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU BN 8575 FF, melaju dari arah berlawanan.
Tabrakan adu kambing kedua kendaraan sepeda motor ini, terjadi saat berada di atas Jembatan Bentaian. Kedua sepeda motor mengalami rusak berat pada bagian depan, setelah terpelanting akibat benturan tabrakan.

Martadinata dan Sukandi dibawa ke UGD RSUD Beltim dalam keadaan sudah tak sadarkan diri. Martadinata mengalami luka lecet pada bagian dada kanan, tulang tangan kanan patah dan terjadi pendarahan pada hidung dan mulut. Sementara, Sukandi mengalami luka pada bagian dada sebelah kanan, luka robek pada kaki sebelah kanan dan tulang kaki kanan patah. Namun, keduanya akhirnya tewas.

Kasat Lantas Polres Beltim Iptu Rizky Adi Saputro seizin Kapolres Beltim AKBP Edison membenarkan adanya kejadian kecelakaan lalu lintas di Jembatan Bentaian, antara sepeda motor yang dikendarai Martadinata (24), dengan sepeda motor yang dikendarai Sukandi (20).

"Penyebab kecelakaan masih diselidiki, sepeda motor yang terlibat kecelakaan sudah diamankan sebagai barang bukti. Kedua sepeda motor ini tabrakan adu kambing, keduanya mengalami rusak berat pada bagian depannya," ungkap Rizky saat dihubungi bangkapos.com (Pos Belitung), Minggu (24/3/2013) malam.

Ia mengimbau pengendara kendaraan untuk lebih berhati-hati saat mengemudikan kendaraan di jalan raya, tetap konsentrasi meskipun kondisi jalan sedang sepi, tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.


Bangkapos.com - Minggu, 24 Maret 2013 23:43 WIB

Kapolres: Saya Tak Bisa Tangkap Anggota Lanud


BELITUNG - Kapolres Belitung AKBP Dian Harianto menegaskan pihaknya tak berhak untuk memproses hukum oknum anggota Lanud Hanandjoeddin Tanjungpandan yang diduga terlibat penganiayaan Polisi Hutan (Polhut). 
Pihak kepolisian hanya akan menangani proses hukum masyarakat sipil yang terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Kapolres menyebutkan pihaknya tunduk kepada undang-undang militer yang ada di negara ini yang diatur dalam UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam undang-undang tersebut, bila anggota TNI terlibat dalam perkara maka akan diproses oleh propam dalam kesatuannya.

"Kita tak bisa menangkap yang dari AURI karena ada undang-undang militer. Itu yang harus diketahui, kecuali dalam kasus itu melibatkan sipil maka yang sipil itu kita tangani. Dan sekarang kita sudah tangani," kata Dian Harianto, Senin (25/2/2013) saat ditemui di ruang kerjanya.

Dian Harianto menjelaskan saat ini pihaknya sudah menangani proses hukum masyarakat sipil yang terlibat dalam penganiayaan tersebut. 

Polisi telah menetapkan tersangka terhadap masyarakat sipil yang terlibat yakni warga Desa Kacang Butor, Kapri. Polisi juga telah menahan tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kalau harus menangkap AURI saya bisa saya melanggar undang-undang. Kalau seperti itu saya yang salah," ujar Dian Harianto diakhiri tawa.

Bangkapos.com - Senin, 25 Februari 2013 21:39 WIB

Retribusi Izin di Belitung Over Target?


BELITUNG -- Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Belitung Basmartoni mengatakan realisasi retribusi perizinan melebih target sepanjang tahun 2012. Pasokan retribusi ini didominasi retribusi Izin Mendirikan Bangunan dan izin gangguan (HO).
"Kita disini mengurusi enam izin yaitu SITU, SIUP, IMB, HO, izin usaha jasa kontruksi dan izin usaha jasa perikanan/pembudidayaan. Dan tahun lalu IMB dan HO paling banyak retribusi, jika di total dengan retribusi lain mencapai Rp 1.8 miliar atau lebih tinggi dari target Rp 1.1 miliar. Artinya kita over," kata Basmartoni di ruang kerjanya Senin (25/3/2013).

Menurut Basmartoni, pihaknya bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam pelaksanaannya semua sudah lebih jelas.
"Kita gak mau berlama-lama mengurusi izin. Semuanya sudah ada prosedurnya," papar Basmartoni.

Bangkapos.com - Senin, 25 Maret 2013 20:35 WIB

Kehabisan Bensin Warga Sijuk Nekat Curi Besi

Written By Belitungku.NET on Minggu, 24 Maret 2013 | 07.31


BELITUNG - Af alias Ri (21), warga Jalan Sijuk, Desa Air Merbau RT 19/07 serta Iw (20), warga Jalan Sijuk, Kelurahan Paal Satu RT 02, Tanjungpandan nekat mencuri besi padat di garasi mobil rumah warga Kecamatan Badau, Kamis (21/3/2013). Keduanya beralasan kehabisan bensin sehingga harus mencuri untuk membeli bensin dalam perjalanan pulang.

Aksi keduanya ini dipergoki anak korban yang memberitahukan kepada ibunya. Sebelumnya keduanya sempat menanyakan bongkai (bekas limbangan pasir timah) kepada korban. Namun karena tidak menemukan bongkai, keduanya mengambil besi padat yang berada di garasi mobil kediaman korban.
"Mereka memang pencari bongkai, sengaja ke rumah itu untuk bertanya. Kepergok anak korban yang ada di dapur. Alasan mereka mengambil besi karena mereka sudah tidak ada uang buat beli bensin," kata Kapolsek Tanjungpandan, Kompol M Nizar kepada wartawan, Jumat (22/3/2013) siang.

Keduanya lalu kabur dengan membawa besi tersebut menggunakan sepeda motor saat kepergok pemilik rumah. Namun keduanya sempat menyembunyikan besi curiannya tersebut ke sebuah rumah kosong yang tak jauh dari rumah korbannya.

Tak ingin kehilangan besinya, pemilik rumah lalu mengejar keduanya. Pemilik rumah ini 
sebelumnya juga menghubungi suaminya menggunakan telepon genggam. Pengejaran kedua pelaku dilanjutkan suaminya menggunakan sepeda motor.

Suami korban yang melakukan pengejaran ini tak sia-sia, ia berhasil mengendus jejak pelarian kedua pelaku. Kedua pelaku ini akhirnya dapat diberhentikan suami korban di pinggir jalan.
"Waktu mereka (tersangka-red) kabur, langsung dikejar korbannya. Waktu tertangkap mereka berdua masih posisi motor berjalan. Lalu dipepet, tapi besi yang mereka curi sudah tidak ada," ucap Nizar.
"Besi itu sempat disembunyikan oleh mereka di rumah kosong. Iw yang disuruh mengambil besi, Af yang nunggu di rumah korban," ujar Nizar.

Peristiwa pencurian ini menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp 300 ribu. Barang bukti berupa satu buah besi padat disita polisi. Sedangkan kedua pemuda ini telah diamankan di Mapolsek Tanjungpandan. Keduanya dikenai Pasal 363 KUHP, dengan ancaman 5 tahun masa kurungan.

Tribunnews.com - Sabtu, 23 Maret 2013 11:57 WIB

CCTV 4-Stasiun Televisi China Datang ke Belitung

Written By Belitungku.NET on Sabtu, 23 Maret 2013 | 21.19



BELITUNG, Tim stasiun televisi CCTV4 yang berpusat di China datang ke Belitung untuk membuat tayang Perjalanan Hakka di Belitung, atas inisiatif sendiri. Mereka difasilitasi oleh Paguyuban Meizhou Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung H Jasagung Hariyadi mengucapkan terimakasih atas kedatangan dan tayangan yang mereka buat tentang Belitung. Apalagi CCTV4 ini merupakan stasiun televisi yang sudah mendunia.

"Mereka datang atas inisiatif sendiri diperantarai Pak Sudijanto (Wakil Ketua Bidang Kesenian Paguyuban Meizhou Indonesia--red). Artinya Belitung mendunia dan promosi kita tidak hanya tidak hanya untuk Indonesia saja," kata Jasagung, usai menyambut kedatangan tim CCTV4 Sabtu (23/3/2013).

Bangkapos.com - Sabtu, 23 Maret 2013 20:07 WIB

1.000 Peserta Jalan Sehat Tanjungpandan Berebut Puluhan Hadiah



BELITUNG - Camat Tanjungpandan Thohari Warsito melepas sekitar lebih dari 1.000 orang peserta Jalan Sehat Emas XL Tanjungpandan, Minggu (24/3/2013) di kawasan Pantai Tanjungpendam, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel).

Ribuan peserta tampak bergerak dari kawasan Pantai Tanjungpendam. Mereka melewati rute yang dimulai Jalan Depati Gegedek, Jalan Veteran, Jalan Saidan, Jalan Pattimura dan berakhir kembali di kawasan Pantai Tanjungpendam.

Pada event yang digelar PT XL Axiata Tbk bekerjasama dengan CV Abadi Jaya Seluler (authorized dealer XL Tanjungpandan) ini menyediakan hadiah melalui kupon undian. Mulai dari emas 10 gram, satu unit sepeda motor, hingga peralatan elektronik dan beragam hadiah lainnya.Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin, sekaligus untuk lebih mengenalkan jaringan Hotrod 3G+.

Tribunnews.com - Minggu, 24 Maret 2013 07:43 WIB

BTC | Belitung Travel Center

Hot Deal Wisata Belitung

More on this category »

Berita Utama

More on this category »
 
Support : Portal Berita Belitung | Belitung New and Entertainment Online | Berita Belitung
Copyright © 2011. Belitung Today - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger